IT Infrastructure

Modernisasi Infrastruktur IT Multi-Cabang

Rancangan infrastruktur jaringan yang terstandar, aman, stabil, dan dapat dimonitor terpusat untuk mendukung operasional beberapa lokasi.

IT InfrastructureNetwork SolutionStructured CablingNetwork Security
Engineer memeriksa perangkat pada network rack di ruang data center perusahaan
Jenis organisasi
Perusahaan distribusi dengan kantor pusat dan beberapa cabang
Kelompok layanan
IT Infrastructure · Network Solution · Structured Cabling
Model implementasi
Rancangan end-to-end, integrasi, dan handover
Ruang lingkup
Assessment, implementasi, dan dukungan operasional

Konteks proyek

Tantangan yang menjadi dasar rancangan.

01

Koneksi antarcabang belum stabil dan sumber gangguan sulit diketahui.

02

Konfigurasi jaringan di setiap lokasi belum menggunakan standar yang sama.

03

Segmentasi pengguna dan perangkat belum memadai untuk kebutuhan operasional.

04

Dokumentasi topologi, konfigurasi, dan perubahan jaringan belum terpusat.

Arah implementasi

Tujuan yang ingin dicapai.

Menyusun standar jaringan yang dapat diterapkan secara konsisten di setiap lokasi.

Meningkatkan kontrol akses jaringan melalui segmentasi dan konektivitas yang aman.

Menyediakan visibilitas terpusat untuk pemantauan kondisi dan penanganan gangguan.

Menyiapkan dokumentasi yang memudahkan pengelolaan dan pengembangan cabang berikutnya.

Rancangan solusi

Satu pendekatan, beberapa domain yang terhubung.

01

Fondasi jaringan yang konsisten

Topologi, standar perangkat, skema alamat, dan jalur kabel dirancang sebagai acuan bersama untuk kantor pusat serta cabang.

02

Segmentasi dan konektivitas aman

VLAN, kebijakan firewall, dan koneksi site-to-site disusun untuk memisahkan kebutuhan pengguna, perangkat, dan layanan operasional.

03

Visibilitas operasional terpusat

Monitoring, alerting, dokumentasi, dan knowledge transfer membantu tim mendeteksi kondisi jaringan dan menindaklanjuti gangguan dengan konteks yang lebih jelas.

Cakupan kerja

Pekerjaan disusun agar mudah diuji dan diserahterimakan.

  • Network assessment
  • Network topology design
  • Structured cabling
  • VLAN segmentation
  • Firewall configuration
  • Secure site-to-site connectivity
  • Enterprise Wi-Fi
  • Centralized monitoring and alerting
  • Network documentation
  • Knowledge transfer

Proses implementasi

Tahapan yang menjaga keputusan tetap terarah.

  1. 01

    Discovery dan assessment

    Memetakan kondisi jaringan, kebutuhan tiap lokasi, dependensi operasional, dan titik risiko.

  2. 02

    Perancangan solusi

    Menyusun topologi, segmentasi, kebijakan konektivitas, dan standar dokumentasi.

  3. 03

    Persiapan dan pengadaan

    Menyiapkan perangkat, material kabel, konfigurasi dasar, dan rencana perpindahan layanan.

  4. 04

    Implementasi dan integrasi

    Melakukan instalasi, konfigurasi, migrasi bertahap, serta integrasi pemantauan antarlokasi.

  5. 05

    Pengujian dan validasi

    Menguji konektivitas, segmentasi, failover yang relevan, alerting, dan kesiapan operasional.

  6. 06

    Handover dan dukungan

    Menyerahkan dokumentasi, melakukan knowledge transfer, dan menyiapkan alur dukungan.

Technology & integrations

Kapabilitas generik tanpa klaim vendor.

Teknologi

Enterprise networkingStructured cablingVLAN segmentationNetwork firewallSecure site-to-site connectivityEnterprise Wi-FiMonitoring and alerting

Integrasi

Multi-site networkCentralized monitoringOperational alerting

Potential impact

Dampak yang diharapkan.

Potensi dampak ini belum merupakan hasil proyek terverifikasi.

01

Infrastruktur antarlokasi dapat dikelola melalui standar yang lebih konsisten.

02

Gangguan jaringan berpotensi lebih cepat ditemukan melalui pemantauan dan alerting terpusat.

03

Pembukaan lokasi baru dapat mengikuti pola arsitektur dan dokumentasi yang telah disiapkan.

Mulai dari kebutuhan Anda

Punya kebutuhan teknologi serupa?

Ceritakan proses, tantangan, dan kebutuhan operasional Anda. Tim Intertekno akan membantu menyiapkan solusi yang sesuai.